Sabtu, 20 Oktober 2018
Rabu, 28 Oktober 2015
Bangkit
Halo, Semangat pagi semua. 
apa kabar wahai calon-calon pemimpin masa depan? semoga anda selalu diberikan kekuatan oleh Tuhan Yang Maha Esa untuk melanjutkan perjuangan untuk menggapai cita-cita bangsa. amin.
Berjuang di jalan yang benar bukan hal yang mudah. Apalagi jika jalan yang ingin kita tempuh memiliki tujuan yang besar. Tentu saja tujuan yang besar akan diimbangi dengan hambatan yang besar pula. Namun, jika kita masih bisa menjaga obor semangat yang ada didalam diri kita, semua itu akan menjadi hal yang mudah. Setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk menjaga kestabilan obor semangat masing-masing. Kita tidak bisa menyamakan diri kita dengan orang lain. Oleh karena itu, disini saya hanya ingin berbagi bagaimana saya menjajaga kestabilan obor semangat yang ada didalam diri saya.
Hal-hal yang saya lakukan untuk menjaga obor semangat saya yaitu;
1. Mendekatkan diri kepada Tuhan
Tuhan yang menciptakan kita. Tuhan pasti tau apapun yang terbaik untuk kita. Tuhan selalu ada, sangat dekat dengan diri kita. Saat kita merasa sudah tidak memiliki semangat lagi, kita bisa mengadu kepada Tuhan kita. Tuhan pasti akan memberikan solusi yang terbaik untuk kita dengan cara Tuhan sendiri.
2. Bicara dengan orang tua
Orang tua adalah guru, teman, dan sahabat yang paling dekat dengan kita. Kita bisa berbagi cerita dengan orang tua. Orang tua akan peduli dengan kita. Rasa kepedulian orang tua kita biasanya dituangkan dalam nasihat-nasihat yang sangat bermanfaat untuk kita.
3. Tundukan hati dengan melihat orang-orang di sekitar kita
Kita sering merasakan saat kita benar-benar terjatuh kedalam lubang penderitaan dan tidak ada seorangpun yang dapat menolong kita. Kita membutakan mata kita sendiri dengan menganggap bahwa diri kitalah orang yang paling menderita didunia ini. Semua itu merupakan bentuk keputusasaan kita yang seharusnya bisa kita kikis secara perlahan. Saya selalu meluangkan waktu setidaknya sekali dalam seminggu dengan bersepeda untuk melihat, mendengar, dan merasakan dengan hati bagaimana 0rang-orang yang ada di sekitar kita bisa bangkit dari penderitaan mereka dan bahkan mereka menganggap bahwa itu bukan hal suatu penderitaan melaikan anugrah dari Tuhan yang harus mereka lalui dengan hati yang ikhlas. Saya sering membandingkan kekuatan hati saya dengan kekuatan hati mereka yang apabila saya ada di posisi mereka saat itu, belum tentu hati saya bisa setangguh hati mereka. Disanalah saya belajar bagaiman saya harus bersyukur, besikap ikhlas, pantang menyerah, dan menghargai diri saya sendiri.
4. Membaca buku
Buku adalah jendela dunia. Pepatah tersebut sering terdengar di telinga kita. Saya kurang sependapat dengan pepatah itu karena buku bukan hanya sebagai jendela dunia namun buku juga bisa menjadi seorang penasihat setia yang bisa kita andalkan ketika kita sedang terombang-ambing didalam perahu ditengah samudera kehidupan yang penuh dengan teka-teki yang harus kita pecahkan.
Anti Nyamuk dan Anti Napza
Mengapa orang menciptakan anti nyamuk? Saya yakin bahwa ada alasan mendasar yang membuat anti nyamuk diciptakan. Tidak mungkin orang menciptakan anti nyamuk hanya untuk mematikan nyamuk semata. Mengapa nyamuk harus dimatikan dan dibenci?. Nyamuk menggiggit dan menghisap darah manusia. Apabila nyamuk dalam skala besar dibiarkan menggigit manusia begitu saja, maka hal itu tentu sangat menggangu kestabilan kehidupan. Bukan hanya itu, nyamuk menjadi salah satu agen yang menyebarkan penyakit seperti penyakit demam berdarah, malaria, filariasis, chikungunya, dan encephalitis. Penyakit-penyakit tersebut telah menelan korban jiwa dan korban harta dalam jumlah yang tidak sedikit.
Keadaan yang merugikan ini jelas-jelas mendorong manusia untuk membenci nyamuk yang akhirnya diwujudkan dengan aksi tegas yaitu menciptakan anti nyamuk.
Napza, diibaratkan seperti seekor nyamuk parasit bagi manusia. Kita tidak bisa membasmi seluruh nyamuk yang ada di dinia ini, begitu pula dengan napza. Sekali saja kita terjerumus napza, maka selamanya napza itu akan menempel di kehidupan kita. Napza akan mengendalikan seluruh kehidupan kita. Tentu akan sangat sulit ketika kita ingin melepaskan diri dari cengkraman mematikan napza. Banyak sekali saudara-saudara kita yang telah menjadi sasaran amukan dari napza. Lantas, apakah kita hanya berdiam diri dan menunggu pertolongan dari pihak lain untuk mengatasi masalah tersebut?.
Banyak hal yang dapat kita lakukan sebagai generasi muda untuk melawan serangan mematikan napza. Salah satunya yaitu sebagai generasi muda, kita bisa menyebarkan virus-virus anti napza kepada generasi kita dan bangsa kita. Namun sebelum itu, kita harus memulainya dari diri kita sendiri. Virus-virus anti napza tersebut kita tanamkan sedini mungkin didalam diri kita. Kita katakan kepada diri kita bahwa napza adalah musuh, bukan teman kita. Secara tidak sadar, kita akan membentuk satu sistem terpadu di dalam otak yang akan memerintahkan diri kita untuk selalu besikap anti terhadap napza. Setelah kita menerapkan sistem anti napza tersebut, kita juga perlu meng-update secara berkala agar sistem tersebut semakin lengakap dengan cara menggali pengetahuan sedalam-dalamnya tentang apapun yang berkaitan dengan napza seperti latar belakang mengapa orang mengonsumsi napza, risiko menggunakan napza, dan dampak negatif napza terhadap lingkungan, Kita juga perlu meningkatkan rasa kepedulian terhadap generasi kita, generasi yang akan menentukan masa depan bangsa, Ketika kita sudah memiliki rasa kepedulian tinggi terhadap nasib bangsa, maka secara otomatis kita juga turut ambil andil terhadap masa depan bangsa karena masa depan suatu bangsa sangat ditentukan oleh generasi bangsa itu sendiri. Sikap peduli harus diimbangi dengan tidakan nyata. Sebagai contoh, kita bisa menberikan contoh yang baik dalam menyalurkan energi muda kita yang cenderung lebih memiliki rasa keingintahuan yang tinggi kedalam kegiatan-kegiatan yang positif seperti bergabung dalam unit kegiatan mahasisa (UKM), berperan aktif dalam organisasi, dan berpartisipasi dalam lomba-lomba baik di tingkat nasional maupun internasional.
Oleh karena itu, kita sebagai mahasiswa Indonesia mari kita galakan gerakan anti napza, kita selamatkan generasi kita dari napza dan kita tunjukan kepada masyarakat dunia bahwa generasi muda Indonesia bebas dari napza.
Senin, 10 Agustus 2015
Pidato Dalam Bahasa Inggris
Love
for Cultures Love for Motherland
Assalamu’alaikum
Wr. Wb.
First of all,
let’s say our praise and gratitude
to Allah Swt due to all of His rahmat,
taufiq, and hidayah upon all of us. Shalawat and salam may everlastingly to our Great Prophet Muhammad Saw who had guided and led us from the dark
into bright path.
My name is Amir Muhaimin Najib, from VIII D. Now, I would
like to present my speech entitled “Love
Culture of Indonesia”.
Ladies
and gentlemen ,
We all know
that all of the Indonesian people’s
moods were not in good condition because
of the cultures we have. It’s because of the heritages of our ancestors belonged to us were unashamedly claimed as Malaysian’s. It is very bad, the fact is that the world has
known that those cultures they
claimed were ours, Indonesian’s.
Why did our cultures
become marginalized by foreign cultures?
The point of view, it is surely related. The most
ironical thing from our nation’s behavior towards that our own arts and
cultures is the tendency of putting
them into the lowest concern.
ladies
and gentlemen ,
We should start
from our own selves. If it’s not us
who love our cultures then who else?
We must feel proud in showing our
cultures. Start from our selves, our
families, and our surroundings.
Introduce our
cultures to our little children. Our cultures are our nation’s.
I wish my words
can open up our eyes and rise our
spirits on to begin loving our
cultures. I am proud of my cultures. I love my mother land’s heritages. I love Indonesia. Please forgive me for any mistake on my words.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
Created by: Amir Muhaimin Najib/04/VIIID
Essay tentang Belajar
RIZQI MAHMUDAH XII IPA
5/18
Malas
Belajar, Bumerang bagi Pelajar
Pelajar
memiliki kewajiban utama yaitu belajar. Pengertian belajar menurut Kamus Besar
Bahasa Indonesia adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu. Sedangkan
menurut pendapat seorang pakar pendidikan sekakligus pakar agama Prof. Dr.
Harun Nasution, belajar merupakan kegiatan mengumpulkan dan menambah sejumlah
ilmu dan pengetahuan. Dengan kata lain belajar merupakan upaya yang sengaja
diciptakan agar terjadi suatu kegiatan yang edukatif antara peserta didik
(pelajar) dan pendidik (pengajar). Dalam proses belajar, seorang pelajar bukan
hanya dituntut untuk menerima, mengolah, dan menerapkan informasi yang
diterima, namun pelajar juga harus bisa mengembangkan karakter seorang pelajar
khususnya sikap dan tingkah laku dalam proses pembelajaran.
Pengaruh
globalisasi memberikan dampak yang besar bagi seorang pelajar. Kita dapat
melihat perbedaan antara pelajar di era proklamasi dan pelajar di era
globalisasi. Di era proklamasi banyak diantara pelajar yang terfokus pada dunia
pemerintahan karena pada saat itu walaupun secara de facto bangsa Indonesia telah menyatakan merdeka, negara terus
mengalami guncangan politik dan senjata dari para penjajah yang tidak
bertanggungjawab. Sedangkan di era globalisasi seorang pelajar bukan hanya
terfokus dalam bidang tertentu namun memang dituntut untuk memiliki pengetehuan
yang luas dalam segala aspek. Realitanya, walaupun sudah terlihat jelas
perbedaan kebutuhan pelajar di era proklamasi dan globalisasi namun, sistem
pendidikan di Indonesia tidak banyak mengalami perubahan. Pelajar masih harus
menghabiskan waktu di sekolah kurang lebih tujuh jam dalam sehari. kegiatan ini
selalu dilaksanakan rutin setiap enam hari selama satu minggu membuat banyak
diantara pelajar yang merasa bosan saat di sekolah. Bahkan sampai merasa sangat
bosan dengan rutinitas di sekolah, ada sebagian pelajar yang bolos sekolah.
Dengan demikian banyak faktor yang membuat pelajar memiliki masalah belajar di
sekolah.
Faktor internal
yang menjadi penyebab para pelajar malas untuk belajar diantaranya pelajar
kurang konsentrasi dalam belajar dan waktu dalam proses belajar terlalu
singkat. Kurangnya konsentrasi pelajar dalam belajar dapat dipengaruhi oleh
kondisi kesehatan yang kurang sehat, kurangnya asupan gizi yang seimbang, dan
keadaan psikologi pelajar. Sedangkan kurangnya waktu yang dibutuhkan untuk
belajar dapat disebabkan karena beberapa pelajar memiliki tipe-tipe metode
belajar sendiri. Ada ada sebagian pelajar merasa lebih memahami materi dengan
belajar secara individu, bahkan merasa terganggu bila belajar secara
berkelompok, sedangkan ia harus menghabiskan waktu untuk mengikuti pembelajaran
di sekolah yang dilalukan secara berkelompok. Ada juga pelajar yang merasa
tidak mampu untuk belajar secara individu sehingga dia merasa harus ada orang
lain bisa teman atau guru yang membimbingnya belajar sehingga ketika pelajar
ini sedang berada di rumah saat memiliki waktu luang, tidak dipergunakan untuk
belajar namun utuk kegiatan lain.
Metode guru yang
dinilai kurang menarik dan membosankan dan sarana prasarana yang kurang memadai
dapat menjadi faktor eksternal yang membuat pelajar malas untuk belajar.
Malas belajar
akan membuat prestasi pelajar kurang maksimal bahkan bisa menurun, kreativitas
pelajar tidak berkembang, dan karakter buruk bisa saja tumbuh dan berkembang di
kalangan pelajar seperti mencontek, tawuran, dan vandalisme. jika seorang
pelajar malas untuk belajar maka harpan bagsa kepada pelajar tidak bisa
diwujudkan. Malas belajar akan menghancurkan masa depan bangsa. Malas belajar
akan menjadi bumerang bukan hanya bagi pelajar namun masa depan bangsa juga
dapat terancam.
Pelajar
merupakan aset yang penting bagi suatu Negara karena generasi pelajar adalah
bibit-bibit yang harus dikembangkan untuk menjadi generasi yang dapat memajukan
agama, nusa dan bangsa. Motivasi dari lingkungan terutama keluarga dapat
mencegah virus malas belajar dan dapat menjadi cambuk bagi pelajar untuk rajin
belajar. Tidak hanya itu, dengan adanya motivasi tersebut maka pergaulan sosial
pelajar juga semakin baik. Seorang pelajar yang baik seharusnya mampu
menempatkan diri dengan baik pula di kalangan masyarakat. Karena sebagai
seorang peserta didik, secara tidak langsung pengetahuan dan keterampilan yang
dimiliki juga lebih baik dibandingkan yang lain.
Rabu, 11 Maret 2015
Minggu, 08 Maret 2015
Rabu, 18 Februari 2015
Jenis-jenis tumpeng
TUMPENG
Tumpeng merupakan salah satu hasil karya
masyarakat Jawa. Makna tumpeng secara leksikal tertera dalam Kamus
Baoesastra Djawa(Poerwadarminta, 1937) sega diwangun pasungan ‘nasi
dibentuk kerucut’. Arti tumpeng dalam Kamus Baoesastra Djawa tersebut
serupa dengan artu padaKamus Jawa Kuna-Indonesia (Mardiwarsito,
1981) ‘nasi dibentuk seperti kerucut untuk selamatan’, sedang arti tumpeng
dalam Kamus Jawa Kuna-Indonesia (P.J. Zoetmulder, 2011) tumpĕŋ
‘tumpeng’.Arti tersebut juga diperkuat dalam Kamus Besar Bahasa
Indonesia yaitu nasi yang dihidangkan dalam bentuk seperti kerucut
(untuk selamatan, dsb).
Terdapat berbagai macam tumpeng dalam tradisi
masyarakat Jawa, antara lain sebagai berikut:
1. Tumpeng Putih, yaitu tumpeng yang memakai kuluban ‘urap’
yang bumbunya tidak pedas. Urap ditata dipinggir tumpeng.Sayuran dalam urap
harus berjumlah ganjil.
2. Tumpeng Kuning, yaitu tumpeng yang warna nasinya kuning.
Lauk pauknya berupa tahu, tempe, telur ayam, dan memakai urap.
3. Tumpeng Robyong, yaitu tumpeng yang digunakan untuk upacara
dalam khitanan, hajatan, yang sifatnya bergembira atau suka cita. Tumpeng jenis
ini memiliki ciri khas, yaitu di ujung atas tumpeng terdapat telur ayam utuh,
terasi bakar, bawang merah utuh, dan cabai merah, kesemuanya ditusuk seperti
satai menggunakan bilah dari bambu atau sujen.Di sekelikingnya
ditancapi sayur-sayuran, sehingga terkesan meriah.
1 Tumpeng Dhuplak, yaitu tumpeng yang memakai telur ayam rebus, tahu, tempe, ayam
panggang, dan urap. yang menjadi ciri khas dari tumpeng ini adalah bentukpuncak tumpeng tidak kerucut namun seperti cekungan bekas telur. cekungan ini diibaratkan manusia yang menadahkan tanganya dan rendah diri saat dihadapan tuhan
1
1 Tumpeng Megana, yaitu tumpeng yang menggunakan urap, sayur-sayuran, dan ikan
asin berbumbu pedas. Tumpeng jenis ini digunakan untuk upacara wetonan. Megana berasal dari kata bahasa jawa "mergane bisa ana". tumpeng ini mempunyai filosofi untuk mensyukuri nikmat yang telah tuhan berikan.
1 Tumpeng Urubing Damar, yaitu tumpeng yang digunakan untuk sesaji kepada Ratu Pantai
Selatan. Tumpeng ini berbentuk kecil dan di sebelah kiri dan kanannya terdapat
lampu yang terbuat dari bambu.
Tumpeng Pangkur, yaitu tumpeng yang digunakan untuk selamatan orang meninggal
dunia. Tumpeng jenis ini berwarna putih dan lauk pauknya hampir sama seperti
tumpeng yang lain. ciri khas dari tumpeng ini yaitu tumpeng dibelah menjadi 2 bagian lalu dihadapkan saling "ungkur-ungkuran" tidak saling berhadapan.
Tumpeng tujuh bulanan digunakan untuk memperingati tujuh belan ibu hamil (selapanan).
Berbagai macam jenis
tumpeng di atas, sering digunakan oleh masyarakat Jawa untuk keduri atau
merayakan suatu peristiwa penting, yaitu mulai dari dalam kandungan hingga
meninggal dunia.
Dalam tumpeng terkandung berbagai macam filosofi, misalnya:
(1) tumpeng merupakan lambang kemakmuran;
(2) tumpeng sebagai lambang rasa
syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa;
(3) tumpeng merupakan simbol penyeimbang
alam semesta.
Berbagai macam jenis tumpeng di atas, sering digunakan oleh masyarakat Jawa untuk keduri atau merayakan suatu peristiwa penting, yaitu mulai dari dalam kandungan hingga meninggal dunia.
Senin, 02 Februari 2015
Kenangan Indah di Sekolah
Hai friend. Namaku Rizqi Mahmudah, kalau di sekolah aku sering dipanggil dengan sebutan Rimud. Saat pertama kali masuk di kelas XG, sempat ada teman baru yang menyeloteh dan tertawa karena nama itu seperti nama alat yang digunakan untuk mengatur TV atau AC. Tapi, sebenarnya nama itu aku dapatkan dari salah satu temanku di SMP. Kenapa aku menggunakan nama rimud? itu karena jika aku menggunakan nama "rizqi", maka banyak orang mengira aku adalah laki-laki. Jika aku menggunakan nama "kiki" pasti banyak orang yang memakai nama itu, alhasil mereka pasti melupakannya. Jadi aku putuskan untuk menggunakan nama "rimud". Disamping unik, jarang ada orang yang memiliki nama itu, sehingga dengan harapan nama itu akan membekas di lubuk hati teman-temanku. :) begitu singkatnya. lalu mari kita lanjut. Dulu waktu SMP, aku tertarik masuk ke SMA N 11 Yogyakarta karena ketika ikut try out elite #2, saya merasa waaah sekolahnya luas dan rimbun. ada aula yang sangat bersejarahnya pula, pasti betah kalau sekolah di sini. akhirnya saya memutuskan untuk masuk ke SMA 11 Yogyakarta. saat hari pertama sekolah, saya sangat terkejut karena tiba-tiba ada seorang gadis yang menawarkan diri untuk duduk sebangku dengan saya. kalian tau siapa dia? yaa betul sekali, dia adalah Rika Rizqi Apriliawati. teman pertamaku di SMA, orang yang pernah salah nama saat dapat beasiswa dan postur tubuhnya mungil seperti saya. oh alangkah indahnya rencana Allah. hihi. saat itu saya sempat sedih karena berpisah kelas dengan teman SMP saya. temanku lusia deni nur reni masuk di XF sedangkan saya di XG. tapi kesedihan itu tidak berlangsung lama karena di kelas XG teman baru saya semuanya asik dan lucu. semua yang ada di XG itu adalah keluarga. bahkan antara laki-laki dan perempuan semua dianggap sama. sstt, jangan bilang siapa-siapa ya. ini rahasia banget. hanya anda yang saya beri tahu bahwa sering kali anak laki-laki yang ada di XG itu punya kebiasaan jorok yaitu ngupil berjamaah dan parahmya lagi mereka dengan bangga mempersembahkanya untuk teman sendiri. ihh jorok bukan. sudah-sudah, mari kita lanjut ke kelas XI. teng teng, saya sempat syok karena saya terpisah dengan teman terbaik saya di kelas XG. di kelas XI IPA 2 saya bersama hanif dan aldhu. mereka kaum adam. sedangkan saya kaum hawa. mau deket-deket tapi takut kena fitnah, ya sudahlah lupakan sejenak. setelah itu saya mencoba untuk move on dari teman kelas X dan beranjak mencari teman baru di kelas XI. awalnya saya agak canggung karena saat pertama kali masuk di kelas, sepertinya mereka menganggap saya aneh. ditambah lagi teman akrab saya mendiamkan saya selama 1 bulan. galau badai rasanya. saakit banget dah.pernah juga saya di antar oleh bu Atun bk ke psikiater karena waktu itu sy sempat takut dengan keramaian dan rasanya saya sedang diikuti sesuatu yang menakutkan. alhasil saya sering nangis di kelas. padahal saya tidak sakit. siapa orang yang mau dikatakan stres. lambat hari orang tua saya tau dan akhirnya saya di bawa ke pesantren dan dibacakan doa. akhirnya sembuh deh. Alhamdulillah ya. dan teman saya di kelas X akhirnya meminta maaf dg saya karena sebenarnya mereka sedang mengerjai saya dengan alasan saya sedang ulang tahun tapi jahat bener, 1 bulan didiamkan. siapa yang tidak "ngenes".jujur saya termasuk orang yang memiliki sifat bipolar, kadang bisa bersemangat banget. lalu tiba-tiba bisa down hanya karena masalah kecil. ya inilah diri saya. Alhamdulilkah juga Allah memberikan karunia yang besar kepada saya sehingga dengan ini saya berharap bisa berlatih menjadi orang yang sabar dan kuat. aamiin. loh.lok jadi curcol begini ya. sepertinya ada yang salah. oh iya saya lupa. saya di kelas XI punya sahabat baru lagi, namanya dyah nuraini ratna shita. dia orangya kecil dan imut, sama dengan saya. tapi sebenarnya saya heran, kenapa.sahabat terbaik saya kebanyakan memiliki postur tubuh kecil ya? Alhamdulillah sekali, jadi mungkin ini kehendak Allah agar ketika saya ingin berbicara dengan sahabat saya, saya tidak perlu mendangah dan teman saya juga tidak perlu merunduk. indaah bukan. hihi. cuss lanjut ke kelas XII. saya Alhamdulillah sekarang berada di kelas XII IPA 5, berita baiknya, siswa tidak diacak lag melainkan diurutkan menurut NIS (nomer induk siswa). Alhamdulillah pyla saya mendapatkan NIS yang sangat cantik, NIS saya yaitu 4567. cantik bukan. hihi. di kelas XII saya bisa berkumpul lagi dengan sahabat-sahabat saya lagi yaitu rika, asni, dini, dan hanifah. mereka adalah teman terbaik saya. dan saya berdoa semoga Allah memberikan kesempatan kepada kami untuk mengaja tali silaturahim ini hingga akhir hayat kami. kalau perlu hingga di hari akhir nanti. aamiin. sekian cerita saya. terina kasih telah membaca blog saya. Assalamualaikum wr. wb :)
Langganan:
Postingan (Atom)















